Thursday, March 28, 2013

Pepper Lunch



Pepper Lunch hadir menawarkan pilihan unik menikmati hidangan kompilasi budaya Japanese, European, Asian Italain dalam satu tema khas yaitu Do It Your Self (DIY) Hot Plated Disk. Semua menu dihidangkan pada sebuah iron plate bersuhu tinggi yang dipanaskan secara elektromagnetik dalam 70 detik pada suhu 260o  dan akan bertahan pada suhu 80o selama 20 menit. Dengan bahan olahan yang tertata apik berkualitas premium bersama bumbu rahasia berupa butter cream istimewa menjadikan citra khas akan kelezatan hidangan di Pepper Lunch hingga mampu menciptakan aroma tersendiri saat disajikan.



Design interior yang mengangkat konsep urban retro memang tidak mencitrakan budaya Jepang sebagaimana asal resto ini di ciptakan (1994). Bahkan lebih terasa modern dengan trend gaya café saat ini.


 
Merupakan sebuah tawaran menarik ketika Lobbyresto diundang oleh Pepper Lunch melalui Indonesian Foodblogger (IDFB) untuk memperkenalkan akan dibukanya outlet mereka yang ke-17 di Cilandak Town Square (CITOS), setelah kehadirannya disambut hangat para pecinta kuliner di beberapa mall di Jakarta.


Di awali dengan pembukaan oleh Vania Samperuru mewakili IDFB diteruskan perkenalan dari pihak resto oleh Rika Fardani (Marketing Manager) yang dengan hangatnya menceritakan seputar apa keunikan Pepper Lunch, dipresentasikan dengan sangat menarik dan membuat kami dari kominitas blogger (sekitar 25 yang hadir) menjadi bahan menarik untuk ulasan kami.

Kali ini Lobbyresto mencoba Beef Pepper Rice & Salmon Pepper Rice. Beef didatangakan dari Australi dan salmon dari Norwegia, perlu diperhatikan saat hidangan sampai dimeja anda hati-hati dengan panasnya iron plate dan sebaikanya jangan dilepas kertas pelindung yang ada.
 

Karena saat tersaji segera aduk seisi plate ini sampai matang merata dan butter yang tersembunyi dibaliknya, leleh mencair bersama bahan-bahan lainnya. Sensasi inilah yang Pepper Lunch tawarkan sebagai konsep saji DIY tadi, anda dapat tambahkan sendiri honey sauce atau garlic sauce dan pepper-nya sambil mengaduk.


Red Velvet sebagai dessert menjadi pilihan sempurna disamping menu desset lainnya seperti Forte Noir, Green Tea Mousse, Oreo Cheese, aneka ice cream dan salad.

2 comments:

  1. Naksir bgt ama editan fotonya..keren Mas!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makacih mbk Anne klo boleh saran dong hi..hi..hi.. happy to hear you :D

      Delete